Pages

Tampilkan postingan dengan label Facebook. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Facebook. Tampilkan semua postingan

Jam Kerja "PNS" Dilarang Facebook'an !!!

Tak hanya di Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Pemerintah Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, juga membatasi penggunaan situs jejaring sosial Facebook di lingkungan mereka selama jam kerja.
"Penggunaan Facebook yang diakses melalui jaringan hotspot Bagian Humas di lingkungan Sekretariat Daerah dibatasi dan diblokir untuk sementara waktu," ujar Kabag Humas Setdakab Banjar Azwar, di Martapura, Kamis (4/2/2010).
Ia mengatakan, penggunaan Facebook dibatasi mulai pukul 08.00 hingga pukul 13.00 Wita dan selama rentang waktu itu situs pertemanan di dunia maya tersebut tidak bisa diakses karena sengaja diblokir.

"Pemblokiran hanya dilakukan terhadap situs Facebook, sedangkan situs lainnya seperti situs resmi Pemkab Banjar maupun situs lainnya terkait informasi guna menunjang pekerjaan masih bisa diakses pegawai," ungkapnya.
Selain memberikan akses internet gratis bagi seluruh pegawai di Kantor Pemkab, Humas Pemkab Banjar juga menyediakan hotspot gratis yang bisa diakses seluruh lapisan masyarakat yang berada di lapangan depan Pertokoan Cahaya Bumi Selamat (CBS) Martapura.

Azwar mengemukakan tujuan pemblokiran Facebook itu agar seluruh pegawai di lingkungan Pemkab setempat dapat menjalankan tugas dan kewajibannya secara fokus dan profesional.
"Di sisi lain, tujuannya agar tidak mengganggu konsentrasi pegawai sehingga bisa menggunakan akses internet gratis itu sesuai kebutuhan pekerjaan di bidang dan bagian masing-masing," katanya.

"Penggunaan Facebook di lingkungan sekretariat setiap hari bisa mencapai 200 lebih pengguna. Untuk menghindari pegawai bermain Facebook di saat jam kerja maka situs tersebut diblokir," ujar dia.

Dia mengakui, penggunaan teknologi informasi sangat diperlukan, terutama bagi instansi pemerintah yang memiliki peranan menyampaikan setiap informasi dan program yang direncanakan.

Informasi yang disampaikan, di antaranya, langkah pemerintah mewujudkan program pemerintahan yang baik (good governance)
..................
source : Kompas, yahoo news

Gara-Gara Memposting Sembarangan di Facebook, Perusahaan Tolak Calon Pelamar

Percaya gak percaya mendengar hal ini, namun itulah kenyataannya,mem-posting sesuatu di Facebook memang tak boleh sembarangan, khususnya bagi para pencari kerja. Sebuah survei mengungkapkan, hampir separuh perusahaan telah menolak calon pekerja yang sebenarnya potensial cuma gara-gara Facebook sang pelamar.

Satu dari 10 pelamar kerja ternyata ditolak karena ketahuan telah mem-posting sesuatu tentang minum-minuman keras dan obat-obatan terlarang. Kemudian, 13% karena membuat komentar rasis, dan 9% lainnya ditinjau ulang karena kedapatan menempatkan foto cabul di halaman situs jejaring sosial tersebut.
Perusahaan-perusahaan itu mulai mengecek jeroan Facebook sang pelamar untuk membandingkannya dengan resume curriculum vitae (CV) yang dikirimkan. Bahkan, empat dari perusahaan telah membuang lamaran yang masuk setelah melihat Facebook sang pelamar.

Gambaran tentang dampak Facebook ini didapat dari hasil survei Career Builder terhadap 450 karyawan perusahaan. Farhan Yasin, presiden Career Builder mengatakan, situs seperti Facebook bisa menjadi bom waktu.

"Banyak yang memakai situs jejaring untuk menguak hal "kotor" di dunia maya. Maka, bersihkan konten "kotor"-mu sebelum mencari pekerjaan. Hapus semua konten foto dan link yang bisa menjadi batu sandungan dalam mencari pekerjaan," imbau Yasin soal hasil survei tersebut.

Salah satu perusahaan bernama Big Brother mengakui kesalahan terbesar yang dibuat oleh pencari kerja ialah tak bisa menjaga perilakunya di Facebook. Meski telah memoles sebaik-baiknya CV mereka, namun percuma saja kalau masih memiliki catatan online yang kurang baik dan bisa dilihat semua orang.

Jadi jauhi dech hal-hal seperti itu, untuk kebaikan anda juga..
===============
source : id-dot-yahoo-dot-com, detik-dot-net



150 Ribu Account Facebook Tak berfungsi

Washington - Sekitar 150.000 user Facebook berang. Sebab baru-baru ini, account mereka tiba-tiba tak berfungsi dengan baik akibat masalah yang terjadi di database situs jejaring sosial itu. Pihak Facebook pun kalang kabut untuk memperbaikinya.

Masalahnya, ratusan ribu user ini harus mengalami 'penderitaan' itu dalam waktu sekitar seminggu. Memang kini pihak Facebook menyatakan seluruh account sudah pulih, namun tetap saja banyak user yang masih merasa marah.

Menurut juru bicara Facebook, Brandee Barker, masalah tersebut muncul karena adanya isu teknis di sebuah database. Tidak dijelaskan secara detail apa penyebabnya.

"Tim insinyur kami terus bekerja (memperbaikinya) dan saat ini, seluruh user seharusnya sudah bisa mengakses account Facebook mereka secara penuh," tukas Barker sembari menambahkan bahwa 150.000 account hanyalah 0,05 persen dari seluruh user Facebook.

Tak lupa ia meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami user. Apalagi meski account mungkin sudah pulih, beberapa item seperti foto atau daftar teman ada yang masih belum muncul.

Dikutip detikINET dari ComputerWorld, Kamis (15/10/2009), ratusan ribu account tersebut mulai tak dapat diakses sejak 3 Oktober lalu. Account yang terpengaruh menampilkan pesan 'site maintenance' saat user coba log in.

Para user yang frustasi sebagian menumpahkan kekesalannya via Twitter. "Benci Facebook, accountku untuk sementara tak dapat diakses, sampai berhari-hari," tulis seorang user. Beberapa apalagi mengeluh lamanya perbaikan membuat aktivitas bisnis mereka yang mengandalkan Facebook jadi terganggu.
------------------------------------
dikutif : detikinet.com
Apabila ada orang lain selalu memaksakan kehendaknya pada Anda dan membebani Anda dengan kesulitannya Belajarlah mengatakan TIDAK!!! Karena ini lebih baik daripada Anda menderita dalam hati.