Pages

Trik Agar Disukai Orang

coba anda lakukan beberapa hal berikut ini :

- berada di sekitar orang sesering mungkin, karena keakraban dapat menumbuhkan rasa sayang, bukan kebencian.

- jika hendak bicara dengan seseorang, coba lakukan saat suasana hatinya baik, banyaklah mendengar jangan terlalu banyak bicara.

- terapkan hukum saling menyukai jika anda menghormati dia atau mengagumi sesuatu yang ada pada dirinya, pastikan dia mengetahui hal ini

- buat dia melakukan sedikit kebaikan pada anda, tapi pastikan bahwa hal itu tidak mengandung kesan memerintah. secara tidak langsung ini dapat memotivasi dia agar lebih menyukai anda.

- coba bangun jembatan psikologis dan lakukan komunikasi dengan meniru gerak tubuh dan menyesuaikan diri dengan tempo dan nada bicaranya.

- tunjukan kepercayaan diri anda dengan mampu tertawa pada diri anda sendiri dan tidak terlalu menjaga penampilan.

- buat dia merasa nyaman. cobalah untuk menjadi orang yang penuh pengertian, baik hati, tulus, dan hangat.
- miliki sikap mental yang positif/optimis. kita umumnya tertarik pada orang yang antusias, bergairah, dan periang jg aktif.

PELESTARIAN SENI TRADISIONAL LUDRUK




Siapa yang tak kenal kesenian ini? :) saya yakin anda kenal, hehe...
Coba kita simak sebentar tentang ludruk ini..

Kata ludruk berasal dari kata lodrok (b.Jawa). Kata itu dikategorikan ke dalam bahasa tingkat ngoko yang berarti badhut ‘lawak.’ Kata ludruk juga bermakna jembek, jeblok, gluprut, badut, dan teater rakyat.

Hasil penelitian Suripan Sadi Hutomo, menurut kamus javanansch Nederduitssch Woordenboek karya Gencke dan T Roorda (1847), Ludruk artinya Grappermaker (badutan). Sumber lain menyatakan ludruk artinya penari wanita dan badhut artinya pelawak di dalam karya WJS Poerwadarminta,  Bpe Sastra (1930). Sedangkan menurut S.Wojowasito (1984) bahwa kata badhut sudah dikenal oleh masyarakat Jawa timur sejak tahun 760 masehi di masa kerajaan Kanyuruhan Malan dengan rajanya Gjayana, seorang seniman tari yang meninggalkan kenangan berupa candi Badhut.


Ludruk merupakan salah suatu drama tradisional yang diperagakan oleh sebuah grup kesenian yang di gelarkan disebuah panggung dengan mengambil cerita tentang kehidupan rakyat sehari-hari, cerita perjuangan dan lain sebagainya yang diselingi dengan lawakan dan diiringi dengan gamelan sebagai musik.

Dialog/monolog dalam ludruk bersifat menghibur dan membuat penontonnya tertawa, menggunakan bahasa khas Surabaya, meski terkadang ada bintang tamu dari daerah lain seperti Jombang, Malang, Madura, Madiun dengan logat yang berbeda. Bahasa lugas yang digunakan pada ludruk, membuat dia mudah diserap oleh kalangan non intelek.

Dialog dalam ludruk pada umumnya menggunakan dialek Surabaya, sementara ludruk di daerah Probolinggo, Lumajang, dan Jember menggunakan bahasa Madura.

Sebagaimana kita ketahui bahwa Kebudayaan adalah tali rantai sambung menyambung diantara zaman lampau dengan kini dan untuk dibawa lagi menghadapi ke depan. Kebudayaan erat hubungannya dengan seni, yang merupakan salah satu unsur kebudayaan yang mengedepankan aspek artistik dalam berbagai ekspresi seni. Kesenian itu sendiri merupakan keberlangsungan dalam kehidupan bermasyarakat yang menggambarkan interaksi antar seni dan masyarakat.

Kota Malang adalah kota yang mempunyai budaya tinggi, sehingga pelestarian budaya rakyat seperti Ludruk, Ketoprak atau Campursari yang hampir pudar di era sekarang akan dikembangkan kembali.

Pada 9 November 2007 lalu, Dewan Kesenian Malang (DKM) berkerjasama dengan Dinas Periwisata Informasi dan Komunikasi (Disparinkom) Kota Malang dan Depkominfo pernah mengadakan Pegelaran Ludruk “Cap Jempol” digelar dalam rangka peringatan Hari Pahlawan, di mana aspresiasi masyarakat dan pemerintah merupakan bentuk nyata pelestarian dan regenerasi. Peningkatan apresiasi seni tradisional, klasik dan modern akan dipadukan menjadi satu. Yang mana sasarannya untuk pengembangan kesenian ini adalah dari SMA/SMK se- Kota Malang dan kalangan Perguruan Tinggi.

Kesenian merupakan warisan Budaya yang wajib dilestarikan dan dikembangkan.

Cuma itu ini aja ya paprannya...
Mudah-mudahan membuka cakrawala kita tentang kesenian dan kebudayaan.




Backlink : Tingkatkan Page Rank ! Benarkah??

Mungkin Jawabannya adalah betul, namun apakah mungkin hal itu adalah hal terpenting pada peningkatan Page Rank website atau blog kita. ternyata tidak 100% Page rank bisa meningkatkan baclink. usut punya usut dari berbagai informasi yang saya baca, juga browsing dari mbah google... bahwa google melihat seberapa pentingkag blog atau website kita di website atau blog orang lain. jadi boleh di bilang backlink tak cukup buat tingkatkan page rank. '_'
Jadi gimana donk ya... solusinya biar dapat Page rank tinggi...??? tips yang bisa dipakai barangkali seperti berikut ini (bagi yang malas baclink) :
1. coba secara berkala tambah artikel / posting di website atau blog kita... misal dengan meng-update per 3 hari sekali
2. Coba kasih konten download software gratis atau apapun yang bermanfaat , dapatkan uang dari konten download ini dengan ziddu
3. Beri konten video klip.
4. Beri Konten newslatter.
5. Daftar website atau blog kita di yahoo, google, Bing, dll.
6. Masukan feed reader dari blog / website lain.

 ==============================
dari berbagai sumber
NB : - beli domain dan aktifkan hostingnya
        - update artikel yang sedang ngetren sesuaikan dengan tema website
        - google itu memperhitungkan website kita setelah umurnya lebih dari 3-4 bulan
====================
Bersabarlah... semua butuh proses.... Optimis jangan putus asa...

 

Apabila ada orang lain selalu memaksakan kehendaknya pada Anda dan membebani Anda dengan kesulitannya Belajarlah mengatakan TIDAK!!! Karena ini lebih baik daripada Anda menderita dalam hati.